MAKASSAR – Memasuki semester II tahun 2026, minat masyarakat untuk melakukan tukar tambah (trade in) kendaraan lama ke mobil baru Toyota terus menunjukkan tren positif.
Kondisi tersebut turut mendorong kinerja Kalla Toyota Trust, jaringan penjualan mobil bekas resmi yang terintegrasi dengan Kalla Toyota, mencatatkan rekor penjualan tertinggi sepanjang tahun pada Juli 2026.
Sepanjang Juli 2026, Trade In Ratio mencapai 13,6 persen atau setara 220 unit, meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Peningkatan permintaan tukar tambah tersebut juga berdampak langsung terhadap penjualan mobil bekas berkualitas yang dipasarkan Kalla Toyota Trust.
Dalam periode yang sama, Kalla Toyota Trust berhasil membukukan penjualan 200 unit mobil bekas hanya dalam satu bulan. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan 16 persen dibandingkan Juli 2025, sekaligus menjadi salah satu pencapaian terbaik sepanjang tahun ini.
Tak hanya di Sulawesi Selatan, peningkatan permintaan kini juga terjadi di sejumlah wilayah operasional Kalla Toyota lainnya. Sulawesi Barat (Sulbar), Sulawesi Tenggara (Sultra), hingga Sulawesi Tengah (Sulteng) menunjukkan pertumbuhan permintaan yang signifikan, menandakan semakin kuatnya penetrasi pasar Kalla Toyota Trust di luar Sulsel.
Kinerja positif tersebut ditopang oleh konsistensi lima pooling utama yang berada di Makassar, Palu, Kendari, Palopo, dan Parepare. Kelima jaringan ini terus mencatatkan transaksi tinggi berkat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas kendaraan bekas yang dipasarkan.
Dari sisi produk, segmen Multi-Purpose Vehicle (MPV) masih menjadi tulang punggung penjualan. Model Toyota Avanza, Calya, Veloz, dan Innova Reborn menjadi pilihan utama konsumen. Sementara itu, permintaan terhadap segmen Sport Utility Vehicle (SUV) seperti Toyota Rush dan Fortuner juga terus mengalami peningkatan.
Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengatakan tren tersebut sejalan dengan karakteristik konsumen Kalla Toyota Trust yang didominasi oleh pelanggan ritel dan keluarga.
“Dominasi segmen MPV dan SUV ini sangat sejalan dengan profil pembeli Kalla Toyota Trust yang didominasi konsumen retail dan keluarga. Mayoritas pelanggan mencari kendaraan yang andal, efisien, serta siap pakai untuk operasional harian maupun mobilitas keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu faktor utama yang mendorong tingginya minat konsumen adalah jaminan kualitas kendaraan yang disertai garansi resmi selama satu tahun. Selain itu, jaringan layanan purna jual Kalla Toyota yang luas memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan dalam bertransaksi.
Di sisi lain, strategi pemasaran yang dijalankan juga memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan penjualan. Sebagian besar transaksi berasal dari pelanggan lama yang melakukan pembelian ulang (repeat order) maupun rekomendasi kepada kerabat (referral). Optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial dan berbagai platform marketplace turut memperkuat capaian tersebut.
Untuk menjaga momentum hingga akhir tahun 2026, Kalla Toyota Trust telah menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya menjaga kualitas dan ketersediaan stok kendaraan, memperluas pemasaran digital, serta mengoptimalkan sinergi dengan seluruh jaringan Kalla Toyota.
Selain itu, perusahaan akan terus memprioritaskan penyediaan unit pada segmen MPV, SUV, dan Low Cost Green Car (LCGC) yang hingga kini masih menjadi kategori kendaraan bekas dengan permintaan tertinggi di pasar.
Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, Kalla Toyota Trust optimistis mampu mempertahankan kinerja positif sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan kendaraan bekas Toyota yang berkualitas, bergaransi, dan terpercaya.











