Hukrim

Profil Brigjen Himawan Bayu Aji, Mantan Dirtipidsiber yang Kini Jadi Kapolda Sultra

18
×

Profil Brigjen Himawan Bayu Aji, Mantan Dirtipidsiber yang Kini Jadi Kapolda Sultra

Sebarkan artikel ini

Sultravisionary.id,Kendari – Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara resmi berganti. Brigjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., kini dipercaya menahkodai Bumi Anoa, menggantikan Irjen Pol Didik Agung Widjanarko yang bergeser tugas ke Baharkam Polri.

‎Kehadiran jenderal bintang dua ini membawa angin segar bagi penegakan hukum di Sultra. Pasalnya, sosok Himawan bukan sekadar perwira biasa, ia adalah salah satu pakar terbaik Polri di bidang kejahatan digital.

‎Sebelum mendarat di Kendari, Brigjen Himawan merupakan sosok sentral di Mabes Polri sebagai Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim. Pengalamannya dalam mengendus jejak kejahatan di dunia maya sudah tidak diragukan lagi.

‎Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 ini tercatat pernah menduduki posisi krusial di Direktorat Siber, mulai dari Kasubdit, Wakil Direktur, hingga puncaknya menjadi Dirtipidsiber pada tahun 2023.

‎Tak hanya itu, ia juga pernah memimpin Pusat Informasi Kriminal Nasional (Kapusiknas), sebuah lembaga yang menjadi jantung data kriminalitas di Indonesia.

‎Meski identik dengan dunia teknologi, Himawan memiliki basis reserse yang sangat kuat di lapangan. Dalam catatan kariernya, ia pernah mengemban tugas-tugas strategis, di antaranya:

‎Kapolresta Sidoarjo (2017-2018), sukses memimpin wilayah urban yang dinamis.

‎Polda Kepri, Menjabat sebagai Kasat Reskrim hingga Kasubdit Direktorat Narkoba.

‎Polresta Barelang, pernah dipercaya sebagai Kabag Ops dan Kasat Reskrim.

‎Penunjukan Brigjen Himawan dipandang sebagai langkah strategis Mabes Polri. Di tengah meningkatnya tantangan keamanan digital dan dinamika sosial di Sulawesi Tenggara, keahlian Himawan di bidang teknologi informasi diharapkan mampu memodernisasi pelayanan Polri di daerah ini.

‎Masyarakat kini menanti gebrakan sang “Ahli Siber” dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat penegakan hukum, serta memberikan perlindungan maksimal bagi warga di 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *