Himbauan

Jaga Keamanan Pilrek UHO, Langkah Preventif Ditintelkam Polda Sultra Tuai Apresiasi

16
×

Jaga Keamanan Pilrek UHO, Langkah Preventif Ditintelkam Polda Sultra Tuai Apresiasi

Sebarkan artikel ini

Sultravisionary.id: KENDARI – Dua akademisi di Universitas Halu Oleo (UHO) mengapresiasi Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Sulawesi Tenggara atas langkah-langkah pengamanan yang dilakukan dalam mengawal dinamika Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Periode 2026–2030.

Mereka adalah Kepala UPA Laboratorium Terpadu UHO, Dr. Muhamad Alim Marhadi, S.Pd., M.Pd., dan Dosen Bimbingan dan Konseling FKIP UHO sekaligus Ketua Satgas Keamanan UHO, Sumarlin, S.Pd., M.Pd.

Dr. Muhamad Alim Marhadi, menilai langkah kepolisian dalam melakukan pemantauan, koordinasi, serta deteksi dini telah memberikan kontribusi positif dalam menjaga situasi kampus tetap aman dan kondusif di tengah dinamika tahapan Pemilihan Rektor UHO.

Menurutnya, proses menuju tahapan akhir Pemilihan Rektor UHO masih menunggu proses dan keputusan lebih lanjut. Karena itu, pengelolaan situasi secara baik diperlukan agar berbagai dinamika yang berkembang tidak berubah menjadi polemik yang dapat mengganggu stabilitas dan suasana akademik di lingkungan kampus.

“Komunikasi dan koordinasi yang dibangun Ditintelkam Polda Sultra dengan berbagai pihak merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh tahapan Pemilihan Rektor dapat berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” tuturnya, Sabtu (15/8/2026).

Sementara, Sumarlin, S.Pd., M.Pd., menilai langkah preventif yang dilakukan Ditintelkam Polda Sultra turut membantu Satgas Keamanan UHO dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kampus.

“Sinergi antara pihak kampus dan kepolisian perlu terus diperkuat, khususnya dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu proses pemilihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun kepastian terkait tahapan akhir Pemilihan Rektor UHO masih menunggu proses dan keputusan lebih lanjut, kepolisian dinilai tetap menunjukkan keseriusan dalam memonitor perkembangan situasi serta melakukan langkah-langkah pencegahan.

Sumarlin berharap seluruh pihak dapat menjaga suasana tetap damai dan mengedepankan komunikasi serta etika akademik. Menurutnya, proses Pemilihan Rektor UHO harus dapat berjalan secara demokratis, tertib, dan kondusif sehingga hasil yang nantinya ditetapkan dapat diterima dengan baik oleh seluruh civitas akademika.

“Dengan adanya sinergi antara pihak universitas, Satgas Keamanan UHO, dan Ditintelkam Polda Sultra, dinamika Pemilihan Rektor UHO diharapkan tetap berada dalam koridor akademik dan kelembagaan, sekaligus tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu aktivitas pendidikan dan stabilitas kampus,” tutupnya.(Mw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *