Uncategorized

Konflik Sopir Pangkalan dan Driver Online di Pelabuhan Kendari Rugikan Penumpang

236
×

Konflik Sopir Pangkalan dan Driver Online di Pelabuhan Kendari Rugikan Penumpang

Sebarkan artikel ini

KENDARI, Sultravisionary.id – Putri, salah satu penumpang kapal cepat yang baru turun di Pelabuhan Nusantara Kendari, Minggu (24/5/2026) terpaksa harus berjalan kaki puluhan meter untuk mendapatkan mobil angkutan online yang ia pesan untuk menjemputnya.

Ini karena mobil angkutan online dilarang melakukan penjemputan penumpang di depan pintu gerbang utama pelabuhan.

“Tadi kan ada yang tawarkan sopir pangkalan yang ada di pelabuhan, terus saya bilang sudah pesan online. Terus orang itu bilang mobil jemputan tidak bisa jemput di depan pelabuhan karena macet,” kata Putri.

Untuk menunggu mobil jemputan katanya harus di depan SPBU Pertamina, sekitar 50 hingga 100 meter dari pintu gerbang pelabuhan.

“Terpaksa saya harus jalan kaki sampai depan SPBU,” tuturnya.

Putri mengaku sangat tidak nyaman dengan kejadian ini, penumpang harus berjalan kaki belum lagi ditambah dengan barang bawaan sangat memberatkan bagi pengguna transportasi laut.

Dia pun berharap masalah ini segera teratasi, sehingga penumpang tidak menjadi korban polemik antara sopir pangkalan pelabuhan dengan online.

“Jangan hanya karena persoalan sopir, kami masyarakat yang menanggung akibatnya. Ini harus diselesaikan secepatnya,” tutupnya.

Untuk diketahui, masalah antara sopir pangkalan pelabuhan dengan driver online sudah berlangsung sekitar satu bulan.

Driver online dilarang melakukan penjemputan di dalam pelabuhan ataupun menjemput penumpang di depan gerbang pelabuhan Nusantara Kendari dengan alasan dapat menimbulkan kemacetan.

Dalam beberapa video yang viral di media sosial juga memperlihatkan adanya dugaan intimidasi terhadap sopir mobil online hingga adanya penumpang yang diminta turun karena sudah terlanjur pesan dan berada dalam mobil online. (Mw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *