METRO

‎Mahasiswa Pascasarjana UHO Terbitkan Buku “Transformasi dan Wacana di Era Disrupsi

77
×

‎Mahasiswa Pascasarjana UHO Terbitkan Buku “Transformasi dan Wacana di Era Disrupsi

Sebarkan artikel ini

Sultravisionary.id,Kendari – Seorang mahasiswa pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Rasmin Jaya, resmi menerbitkan buku berjudul “Transformasi dan Wacana di Era Disrupsi”. Karya tersebut menjadi refleksi pemikiran kritisnya terhadap dinamika sosial, politik, dan perkembangan zaman yang terus berubah.

‎Rasmin Jaya yang juga dikenal sebagai kader aktif Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Tenggara, mengungkapkan bahwa proses penulisan buku ini tidaklah mudah. Dibutuhkan konsistensi, kesabaran, serta ketajaman dalam membaca fenomena sosial untuk merangkai gagasan menjadi sebuah karya utuh.

‎“Menulis bukan sekadar aktivitas, tetapi bagian dari proses berpikir. Seperti tubuh yang membutuhkan gizi, otak juga membutuhkan asupan pengetahuan agar tetap tajam,” ujarnya.

‎Buku ini lahir dari kegelisahan penulis dalam melihat berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, mulai dari isu demokrasi, pendidikan, sosial, hingga kebijakan publik. Dengan gaya bahasa yang ringan, Rasmin berharap tulisannya dapat dipahami oleh berbagai kalangan, tidak hanya akademisi.

‎Sebagai aktivis, Rasmin dikenal aktif dalam berbagai gerakan mahasiswa, advokasi kebijakan, hingga menyuarakan aspirasi masyarakat. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa dan organisatoris, ia tetap produktif menulis dan menghadirkan gagasan di ruang publik, baik melalui media sosial maupun media massa.

‎Menurutnya, di era disrupsi saat ini, kemajuan teknologi informasi membawa dua sisi yang berbeda. Di satu sisi mempermudah akses pengetahuan, namun di sisi lain juga berpotensi memicu penyebaran hoaks dan degradasi literasi jika tidak disikapi dengan bijak.

‎“Budaya membaca dan menulis harus terus diperkuat. Jika tidak, generasi muda akan kehilangan daya kritisnya,” tegasnya.

‎Rasmin juga menilai, menulis merupakan salah satu cara paling sunyi namun kuat untuk menyuarakan ide dan gagasan. Baginya, sebuah tulisan bukan hanya sekadar rangkaian kata, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat.

‎Berasal dari Desa Maperaha, Kabupaten Muna Barat, Rasmin tumbuh dari latar belakang sederhana. Sejak kecil, ia telah terbiasa membantu orang tua berjualan roti sebelum dan sepulang sekolah. Pengalaman itu menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan semangat juangnya hingga saat ini.

‎Dalam perjalanan organisasinya, ia pernah menjabat di berbagai posisi strategis, mulai dari pengurus BEM UHO hingga Ketua DPC GMNI Kota Kendari periode 2023–2025. Ia juga aktif dalam mengawal isu-isu sosial dan kebijakan publik di Sulawesi Tenggara.

‎Melalui buku “Transformasi dan Wacana di Era Disrupsi”, Rasmin berharap dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi generasi muda serta menjadi referensi dalam memahami berbagai persoalan bangsa.

‎“Menulis adalah cara untuk tetap hidup dalam gagasan. Ide-ide akan terus berkembang dan memberi makna, bahkan ketika penulisnya sudah tiada,” tutupnya.

‎Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan buku tersebut, dapat menghubungi langsung penulis melalui kontak yang tersedia.

‎085299386610 (Rasmin Jaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *