Uncategorized

Polisi Bersama Warga, Tim Patroli Perintis Bekuk Lima Pelajar Pelaku Pemalakan Berbaku Senjata Tajam di Kendari

7
×

Polisi Bersama Warga, Tim Patroli Perintis Bekuk Lima Pelajar Pelaku Pemalakan Berbaku Senjata Tajam di Kendari

Sebarkan artikel ini

KENDARI — Wujud nyata implementasi program prioritas Kapolri terkait sinergitas polisi bersama masyarakat kembali dibuktikan oleh Tim Patroli Perintis. Minggu (01/11/2026) sekitar pukul 00.30 Wita, tim gabungan bersama warga berhasil mengamankan lima orang pemuda berstatus pelajar yang melakukan aksi pemalakan disertai penganiayaan ringan di kawasan Bat-Bat (pintu gerbang kedua Al-Alam).

Kelima pelajar tersebut tak berkutik saat diringkus oleh Tim Patroli Perintis yang dipimpin langsung oleh Dantim Aipda Baskar Basra, S.H. (PS Panit 2 Siturjawali).

Penangkapan ini bermula dari respons cepat petugas atas laporan masyarakat yang resah dengan ulah para pelaku yang memalak para pengunjung tempat nongkrong menggunakan senjata tajam jenis parang dan busur.

“Begitu menerima laporan darurat dari masyarakat, kami bersama warga langsung bergerak cepat menuju TKP. Berkat informasi akurat dari warga, kami berhasil mengamankan lima orang pelaku yang masih berstatus pelajar saat sedang beraksi memalak pengunjung,” ujar Aipda Baskar Basra, Minggu (1/11/2026).

Dalam proses penangkapan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sempat terjadi upaya menghilangkan barang bukti oleh pelaku. Dua dari lima pemuda tersebut kedapatan membuang senjata tajam berupa parang dan busur ke laut sebelum petugas berhasil mendekat.

Meski barang bukti senjata tajam tidak ditemukan di darat, petugas tetap mengamankan sejumlah barang bukti penting hasil kejahatan, di antaranya uang tunai hasil pemalakan senilai Rp262.000, serta sejumlah jaket dan tas milik para pelaku.

Aipda Baskar menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan bentuk sinergitas yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Ini adalah wujud nyata implementasi program prioritas Kapolri, yakni polisi bersama masyarakat. Keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama. Peran aktif warga yang cepat melapor sangat membantu kami dalam mencegah gangguan kamtibmas yang lebih parah,” tambahnya.

Saat ini, kelima pelajar beserta seluruh barang bukti telah diamankan oleh Tim Patroli Perintis untuk menjalani proses interogasi lebih lanjut dan pemeriksaan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *