Uncategorized

Lewat Belajar dan Bermain, Ditlantas Polda Sultra Kenalkan Rambu Lalu Lintas ke Murid TK

16
×

Lewat Belajar dan Bermain, Ditlantas Polda Sultra Kenalkan Rambu Lalu Lintas ke Murid TK

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar edukasi tertib berlalu lintas bagi anak-anak usia dini dari TK Bina Bangsa Kecamatan Landono dan TK Kuncup Pertiwi Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan dalam program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) tersebut berlangsung di Mako Ditlantas Polda Sultra dengan melibatkan personel lalu lintas, guru, serta orang tua murid.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai jenis rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan dengan aman di zebra cross, serta pentingnya menggunakan helm berstandar SNI. Edukasi dikemas secara interaktif melalui metode belajar sambil bermain sehingga materi keselamatan berlalu lintas lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Sultra dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Kepolisian menilai kesadaran terhadap keselamatan di jalan raya perlu ditanamkan secara berkelanjutan karena kebiasaan tertib berlalu lintas tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses edukasi sejak dini.

Kasubdti Kamsel Ditlantas Polda Sultra AKBP Arie Sumarni melalui Anggota Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sultra Brigadir Ruci, mengatakan edukasi tersebut sengaja menyasar anak-anak karena kebiasaan berlalu lintas perlu dibangun sebelum mereka memasuki usia yang memungkinkan untuk mengendarai kendaraan.

“Penanaman kesadaran sejak dini diharapkan dapat membentuk perilaku tertib dan mengutamakan keselamatan ketika mereka dewasa,” ungkapnya.

Untuk memastikan edukasi tidak berhenti pada kegiatan kunjungan, Ditlantas Polda Sultra juga melakukan pemantauan terhadap sekolah-sekolah yang telah mengikuti program Polsanak.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana materi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperoleh masukan dari guru maupun orang tua mengenai manfaat kegiatan tersebut.

Respons positif juga disampaikan para pendamping. Cici, salah satu orang tua murid TK Bina Bangsa Landono, mengapresiasi edukasi tersebut karena anak-anak dapat mengenal aturan lalu lintas sejak dini.

Sementara itu, Khomalia, Guru TK Kuncup Pertiwi Ranomeeto, menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman keselamatan, tetapi juga membantu membangun kedekatan antara anak-anak dengan polisi sehingga mereka tidak lagi merasa takut terhadap sosok kepolisian.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian kenang-kenangan edukatif kepada para murid.

Ditlantas Polda Sultra berharap sinergi dengan sekolah dan orang tua terus terjaga sehingga edukasi keselamatan berlalu lintas dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan keluarga maupun sekolah, sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang tertib dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *