Himbauan

FKUB Sultra Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Keamanan Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

706
×

FKUB Sultra Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Keamanan Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

Sebarkan artikel ini
Ketua FKUB Sultra Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Keamanan Jelang Natal dan Tahun Baru 2026
Ketua FKUB Sultra Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Keamanan Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

Sultravisionary.id: KENDARI – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tenggara mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat Sultra untuk bersama-sama menjaga kerukunan, toleransi, serta keamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Dalam imbauan resmi bernomor P-10/FKUB-SULTRA/XII/2025, yang ditandatangani langsung oleh Ketua FKUB Provinsi Sulawesi Tenggara Drs. KH. Muslim, M.Si dan Sekretaris Dr. H. Supriyanto, MA, MM, M.Pd., menyampaikan bahwa momen Natal dan pergantian tahun kerap dimanfaatkan oleh oknum atau kelompok yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan narasi provokatif dan ujaran kebencian yang berpotensi mengganggu keharmonisan kehidupan umat beragama.

FKUB menilai masyarakat Sulawesi Tenggara selama ini telah menunjukkan kedewasaan dan kematangan dalam menyikapi perbedaan keyakinan. Hal tersebut tercermin dari terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh pemeluk agama dalam menjalankan ibadah masing-masing.

Untuk itu, FKUB Sultra mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga kehidupan sosial yang rukun dan harmonis dengan mengedepankan sikap saling menghormati, menjunjung tinggi toleransi, serta menjadikan perayaan Natal dan Tahun Baru sebagai momentum mempererat persaudaraan, bukan ajang tumbuhnya prasangka dan perpecahan.

FKUB juga menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dan keamanan selama perayaan keagamaan sebagai bentuk kepedulian terhadap nilai kemanusiaan dan persatuan daerah. Perbedaan keyakinan, menurut FKUB, tidak boleh dijadikan alasan untuk saling menjauh, karena Sulawesi Tenggara dibangun di atas semangat kebersamaan.

Selain itu, FKUB mengajak masyarakat untuk menjadi teladan kerukunan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun ruang digital, dengan menolak segala bentuk ujaran kebencian dan provokasi yang dapat merusak persatuan.

Dengan penuh harapan, FKUB Provinsi Sulawesi Tenggara juga mengajak para tokoh agama, tokoh adat, serta generasi muda untuk bergandeng tangan menjaga harmoni dan saling pengertian, agar perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dalam suasana damai, rukun, aman, dan penuh harapan. (Mw).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *