Hukrim

Ditemukan Terbaring Dikerumuni Lalat, Karyawan Aksen Asing PT KS di Konut Mati Misterius di Kamar Mess

22
×

Ditemukan Terbaring Dikerumuni Lalat, Karyawan Aksen Asing PT KS di Konut Mati Misterius di Kamar Mess

Sebarkan artikel ini

Sultravisionary.id, Konut – ‎Seorang karyawan swasta asal Provinsi Henan, Tiongkok, bernama Cui Xiaoke (62), ditemukan meninggal dunia secara misterius di dalam kamar Mess Blok 09 Nomor 908 PT Konutara Sejati (KS), Desa Sarimukti, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Kamis (03/09/2026) sore.

‎Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.00 WITA setelah rekannya merasa curiga karena panggilan pesan singkat tak kunjung direspons.

‎Kapolsek Wiwirano, Ipda German Sero Saputera Rante, mengungkapkan bahwa penemuan jenazah bermula saat saksi Edwar Tolla Linting mencoba menghubungi korban via WeChat sekitar pukul 15.10 WITA untuk urusan administrasi absensi dan buku cuti.

‎”Karena tidak ada tanggapan, saksi kembali menghubungi korban satu jam kemudian. Namun tetap tidak direspons,” kata German dalam keterangannya.

‎Curiga dengan kondisi tersebut, Edwar bersama dua rekannya, Andi Jihan Faza dan Nafisah Yunizar Hamri, mengecek langsung ke kamar korban. Setibanya di lokasi, mereka mendapati kerumunan lalat di sekitar pintu kamar yang terkunci rapat.

‎Upaya pengecekan sempat mengalami kendala karena seluruh jendela dalam keadaan tertutup. Situasi ini memancing perhatian anggota Pam Obvit Polri, Bripda Khairil, yang berada di sekitar lokasi.

‎Bripda Khairil kemudian memanjat dan merekam bagian dalam kamar melalui celah jendela depan. Dari rekaman video tersebut, terlihat jelas korban sudah terbaring kaku di atas tempat tidur dengan kondisi dikerumuni lalat.

‎Melihat hal itu, salah satu rekan korban, Mr. Wangdu, langsung mendobrak pintu kamar. Korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Menerima laporan kejadian tersebut, personel piket Polsek Wiwirano dipimpin langsung Kapolsek Ipda German bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemasangan garis polisi (police line).

‎Sekitar pukul 17.47 WITA, Tim Identifikasi Polres Konawe Utara bersama Polsek Wiwirano menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.

‎Usai olah TKP, jenazah Cui Xiaoke langsung dievakuasi dan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari untuk menjalani proses otopsi medis guna memastikannya penyebab pasti kematian korban.

‎”Penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari RS Bhayangkara serta merangkai fakta dari hasil olah TKP dan keterangan saksi,” jelas Ipda German.

‎Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat maupun pihak perusahaan agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi liar sebelum hasil penyelidikan resmi dan pemeriksaan medis dikeluarkan secara sah oleh tim ahli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *