Uncategorized

Bupati Konsel Siapkan Anggaran untuk Putra-putri Daerah Jadi Dokter Spesialis

243
×

Bupati Konsel Siapkan Anggaran untuk Putra-putri Daerah Jadi Dokter Spesialis

Sebarkan artikel ini

KONAWE SELATAN – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan mendorong lahirnya lebih banyak dokter spesialis dari putra-putri daerah Konsel.

Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Konsel di salah satu hotel di Kendari, Minggu (21/9/2025).

Irham secara terbuka menantang dokter muda asal Konsel yang ingin melanjutkan pendidikan spesialis untuk tidak ragu, sebab Pemerintah Daerah siap membiayai.

“Saya tantang anak-anak kita di Konawe Selatan. Kalau mereka ingin melanjutkan pendidikan spesialis, saya sanggup biayai. Setahun saya targetkan lima orang. Anggarannya sudah saya siapkan, tinggal mereka mau atau tidak, dan tentu harus melalui seleksi tes,” ujar Irham kepada Lensainformasi, Minggu (21/9).

Menurutnya, biaya pendidikan spesialis bisa mencapai sekitar Rp1 miliar hingga selesai. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tidak keberatan mengalokasikan anggaran karena investasi ini lebih bermanfaat untuk jangka panjang.

“Daripada setiap tahun kita mengeluarkan kurang lebih Rp13 miliar hanya untuk membayar dokter spesialis dari luar, lebih baik kita sekolahkan anak-anak kita secara bertahap. Mereka adalah putra-putri daerah yang nantinya bisa mengabdi di Konsel,” jelasnya.

Selain mendorong pendidikan dokter spesialis, Pemda Konsel juga terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat sektor kesehatan.

Irham menyebut pembangunan dan renovasi puskesmas, peningkatan fasilitas RSUD Konawe Selatan, hingga penyediaan peralatan medis modern menjadi fokus utama.

“Kami tidak bisa menutup mata bahwa beban kerja tenaga medis semakin berat. Maka kami berkomitmen memperbaiki infrastruktur kesehatan, mendorong pelatihan berkelanjutan, serta bekerja sama dengan universitas, rumah sakit rujukan, dan organisasi profesi seperti IDI,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pemda Konsel juga tengah menyiapkan skema insentif bagi tenaga kesehatan yang bersedia bertugas di wilayah terpencil.

“Ini bagian dari komitmen kami agar profesi dokter mendapat dukungan yang layak dalam menjalankan pengabdian,” pungkas Irham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *