METRO

Mahasiswi ISTEK Aisyiyah Kendari Borong Prestasi Nasional di Mandalika Essay Competition 8

26
×

Mahasiswi ISTEK Aisyiyah Kendari Borong Prestasi Nasional di Mandalika Essay Competition 8

Sebarkan artikel ini

Sultravisionary.id,Kendari – Mahasiswi Program Studi Administrasi Rumah Sakit dari Institut Sains Teknologi dan Kesehatan Aisyiyah Kendari, Sitti Fatmawati Wulansari, sukses mengharumkan nama kampus setelah meraih sejumlah penghargaan bergengsi pada ajang Mandalika Essay Competition 8 yang digelar pada 15–18 Mei 2026 di FMIPA Universitas Mataram, Lombok.

‎Kompetisi ilmiah tingkat nasional tersebut diikuti oleh berbagai perguruan tinggi ternama dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga didukung oleh komunitas Nusantara Muda dan Entre dalam rangka pengembangan inovasi dan kreativitas mahasiswa.

‎Dalam ajang tersebut, Fatma bersama tim kolaborasinya dari Universitas Halu Oleo berhasil mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Gold Medal, Best Poster, serta Juara Harapan 1 di tengah persaingan ketat puluhan tim mahasiswa dari berbagai daerah.

‎Mandalika Essay Competition 8 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan kreatif melalui karya tulis ilmiah serta presentasi poster. Penilaian dewan juri meliputi kualitas ide dan inovasi, metode penelitian, desain poster, kemampuan presentasi, hingga ketepatan peserta dalam menjawab pertanyaan pada sesi diskusi.

‎Demi tampil maksimal di tingkat nasional, Fatma dan tim menjalani berbagai persiapan intensif mulai dari penyusunan materi penelitian, latihan presentasi, hingga revisi karya secara berulang.

‎Namun perjuangan mereka tidak hanya soal akademik. Keterbatasan pendanaan juga menjadi tantangan tersendiri selama proses keberangkatan dan akomodasi menuju lokasi kompetisi.

‎Meski demikian, Fatma tetap berupaya memberikan penampilan terbaik demi membawa nama baik kampus. Sebagian kebutuhan keberangkatan bahkan harus dipenuhi menggunakan dana pribadi, ditambah bantuan dari sejumlah instansi dan dukungan beberapa dosen dari Universitas Halu Oleo.

‎“Bagi saya, kesempatan membawa nama kampus di tingkat nasional adalah sebuah tanggung jawab besar. Walaupun ada tantangan dalam prosesnya, itu tidak mengurangi semangat saya untuk tetap memberikan yang terbaik,” ungkap Fatma.

‎Ia mengaku, pengalaman mengikuti kompetisi nasional memberikan banyak pelajaran berharga, terutama tentang kerja sama tim, mental kompetitif, dan pentingnya dukungan antar mahasiswa lintas kampus.

‎Motivasi terbesar Fatma mengikuti kompetisi tersebut adalah keinginannya untuk terus berkembang sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Administrasi Rumah Sakit juga mampu bersaing dalam bidang penelitian dan inovasi di tingkat nasional.

‎“Jangan pernah takut mencoba hanya karena merasa memiliki keterbatasan. Selama ada kemauan dan usaha, selalu ada jalan untuk membuktikan kemampuan diri,” pesannya.

‎Ke depan, Fatma berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mengambil peluang mengikuti kompetisi nasional maupun internasional. Ia juga berharap prestasi mahasiswa terus mendapat apresiasi dan dukungan agar mereka dapat lebih fokus berkarya serta membawa nama institusi semakin dikenal luas.

‎“Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkembang dan percaya bahwa perjuangan yang besar akan sebanding dengan hasil yang diperoleh,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *