Uncategorized

Basarnas Kendari Terjunkan Tim Gabungan Cari Korban Longboat Tenggelam di Perairan Tolandona

131
×

Basarnas Kendari Terjunkan Tim Gabungan Cari Korban Longboat Tenggelam di Perairan Tolandona

Sebarkan artikel ini

BUTON TENGAH — Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap satu korban yang hilang akibat kecelakaan dua unit longboat yang terbalik dan tenggelam di sekitar Perairan Tolandona, Kabupaten Buton Tengah, Senin (10/11/2025).

Dari empat orang yang berada di atas kapal (person on board/POB), tiga orang berhasil selamat, sementara satu korban masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan operasi pencarian pada hari kedua dimulai pukul 06.30 Wita, Senin (10/11/2025). Pencarian dilakukan dengan membagi dua tim di lokasi berbeda.

“Tim 1 menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk menyisir area sekitar Last Known Position (LKP) dengan luas pencarian 1,5 mil laut persegi, sedangkan Tim 2 menggunakan longboat menyisir area seluas 1 mil laut persegi,” jelas Amiruddin.

Adapun data korban sebagai berikut:
1. Ali Sofian (laki-laki) — selamat
2. Fadli Anihu (laki-laki) — selamat
3. Fikar (laki-laki) — selamat
4. Arif Kurniawan (laki-laki, 35 tahun) — dalam pencarian (DP)

Seluruh korban diketahui merupakan warga Kelurahan Kantalai, Kecamatan Lea-Lea, Kota Baubau.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan, yakni Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Baubau, Pos AL Baubau, Polair Baubau, Polsek Sangia Wambulu, Polsek Lea-Lea, BPBD Baubau, serta masyarakat dan keluarga korban.

Sementara itu, peralatan yang dikerahkan meliputi RIB, longboat, peralatan selam, alat pendeteksi bawah air (AquaEye), drone thermal, perlengkapan medis dan evakuasi, peralatan komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Kronologis kejadian bermula pada Minggu, 9 November 2025, sekitar pukul 10.38 Wita, saat dua longboat yang ditumpangi empat orang tenggelam dan terbawa arus di Perairan Tolandona.

Tiga korban berhasil menyelamatkan diri, sedangkan satu lainnya belum ditemukan hingga saat ini. Upaya pencarian oleh masyarakat sempat dilakukan, namun belum membuahkan hasil hingga laporan diterima oleh Pos SAR Baubau.

“Tim SAR Gabungan terus berupaya maksimal melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang, dengan dukungan berbagai pihak dan pemantauan kondisi cuaca di lapangan,” tutur Amiruddin.

Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus dilanjutkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *