METRO

‎Rektor Unsultra Buka Suara soal Dugaan Pungli, Siap Audit Keuangan 12 Tahun Terakhir

31
×

‎Rektor Unsultra Buka Suara soal Dugaan Pungli, Siap Audit Keuangan 12 Tahun Terakhir

Share this article

Sultravisionary.id,Kendari – Dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan transkrip nilai mahasiswa di lingkungan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) yang mencuat ke publik akhirnya mendapat tanggapan resmi dari pimpinan kampus.

‎Rektor Unsultra, Jamhir Safani, menegaskan bahwa praktik yang diduga sebagai pungli tersebut kemungkinan terjadi pada masa kepemimpinan sebelumnya, sebelum dirinya menjabat.

‎“Kejadian-kejadian seperti itu mungkin pernah terjadi pada periode sebelum saya,” ujar Prof. Dr. Eng. Jamhir Safani, Jumat (27/2/2026).

‎Sebagai rektor yang baru menjabat, ia menekankan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola kampus, termasuk menindaklanjuti dugaan pungli dalam layanan administrasi akademik.

‎“Tugas saya sebagai rektor baru adalah membenahi hal-hal yang tidak benar yang pernah terjadi sebelumnya, termasuk dugaan pungli tersebut,” tegasnya.

‎Tak hanya menyoroti persoalan transkrip nilai, Prof. Jamhir juga menyinggung praktik pembayaran tes TOEFL yang disebut-sebut pernah dilakukan melalui rekening pribadi pada masa lalu. Ia memastikan praktik semacam itu tidak akan terulang.

‎“Praktik pembayaran tes TOEFL ke rekening pribadi yang pernah terjadi di masa lalu tidak akan terjadi lagi,” katanya.

‎Sebagai langkah konkret, pihak yayasan disebut akan segera melakukan audit internal terhadap keuangan Unsultra selama 12 tahun terakhir. Audit tersebut akan melibatkan akuntan publik independen guna menjamin transparansi dan objektivitas.

‎“Hasil audit nantinya akan digunakan pihak berwenang bersama auditor eksternal. Ini bagian dari benah-benah dan bersih-bersih untuk kebangkitan Unsultra,” jelasnya.

‎Rektor berharap audit menyeluruh tersebut dapat memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan transparansi, serta memulihkan kepercayaan sivitas akademika dan masyarakat terhadap institusi pendidikan tersebut.

‎Pihak kampus juga menyatakan terbuka terhadap masukan dan laporan dari mahasiswa maupun masyarakat demi perbaikan tata kelola layanan akademik ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *