METROMuna Barat

Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi

13
×

Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi

Sebarkan artikel ini

Sultravisionary.id,Muna Barat – Wakil Ketua Komisi V DPR RI asal Sulawesi Tenggara, Ridwan Bae, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan Kabupaten Muna Barat dalam pengusulan dan pengawalan berbagai program pembangunan dari pemerintah pusat.

Komitmen tersebut disampaikan Ridwan Bae saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Muna Barat, Sabtu (26/9/2026). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Transmigrasi RI Edi Gunawan, Direktur Pengembangan Kawasan Transmigrasi Elis Sampe Andi, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari Muhammad Harliansyah, serta sejumlah pejabat terkait.

Rombongan pemerintah pusat tersebut disambut Bupati Muna Barat La Ode Darwin, Ketua TP PKK Muna Barat Rhika Purwaningsih Darwin, pimpinan OPD, para camat, kepala desa, dan masyarakat setempat.

Ridwan mengatakan, dirinya sengaja mengajak jajaran Kementerian Transmigrasi RI dan BWS Kendari untuk melihat langsung sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat Muna Barat. Salah satunya terkait infrastruktur jalan dan kebutuhan air untuk pertanian.

Dalam kunjungan tersebut, Ridwan bersama rombongan meninjau pekerjaan pengaspalan ruas jalan Desa Momuntu, Kecamatan Tiworo Tengah, yang bersumber dari anggaran Kementerian Transmigrasi RI tahun 2026.

Menurut Ridwan, peninjauan itu dilakukan untuk melihat langsung progres pekerjaan sekaligus mengidentifikasi sejumlah kekurangan yang masih perlu dibenahi.

“Kami sudah melihat langsung pekerjaan pengaspalan ruas jalan Desa Momuntu. Saya bersama Pak Sekjen dan Bu Direktur melihat apa saja yang masih menjadi kekurangan. Kami akan memperjuangkan agar kembali ada program dari pemerintah pusat untuk tahun 2027 hingga 2028. Yang pasti, Kabupaten Muna Barat menjadi prioritas saya,” kata Ridwan.

Selain meninjau jalan, Ridwan dan rombongan juga melihat langsung mata air Fotuno Sangia yang direncanakan menjadi salah satu sumber air untuk mengairi areal persawahan masyarakat di Desa Sangia Tiworo, Kasimpa Jaya hingga Desa Barakkah.

Ridwan mengatakan, keterlibatan BWS Kendari dalam kunjungan tersebut berkaitan dengan persoalan kekeringan yang melanda areal persawahan masyarakat di Desa Kasimpa Jaya. Kondisi tersebut membuat tanaman padi terancam mengalami puso.

Untuk penanganan jangka pendek, BWS Kendari sebelumnya telah menyiapkan mobil tangki air serta memberikan dukungan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional mesin pompa air.

Sementara untuk jangka panjang, pemerintah merencanakan pembangunan bendungan dan saluran air yang bersumber dari mata air Fotuno Sangia.

“Kami juga sudah pergi melihat mata air Fotuno Sangia. Untuk jangka panjang, kita akan membuat bendungan dan kanal. Namun, karena Fotuno Sangia masuk dalam kawasan hutan, tentu harus ada pembagian tugas,” jelasnya.

Ridwan menyebut Kementerian Pekerjaan Umum melalui BWS Kendari akan mulai menyusun perencanaan pembangunan pada 2027. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik ditargetkan dapat dimulai pada 2028.

Untuk mendukung rencana tersebut, Ridwan meminta Bupati Muna Barat La Ode Darwin berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan terkait status kawasan hutan di sekitar mata air Fotuno Sangia.

“Sehingga nantinya pembangunan konstruksi oleh BWS, mulai dari bendungan, saluran air dan fasilitas pendukung lainnya, dapat dilakukan,” tuturnya.

Ridwan berharap pembangunan bendungan dan saluran irigasi tersebut nantinya dapat memberikan kepastian ketersediaan air bagi masyarakat, terutama petani. Dengan begitu, lahan persawahan yang telah ada maupun yang sedang dikembangkan diharapkan tidak lagi menghadapi persoalan kekeringan.

“Untuk itu, kami meminta doa dari seluruh masyarakat Muna Barat agar apa yang menjadi rencana ini dapat segera terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyambut baik komitmen Ridwan Bae dalam mendorong percepatan pembangunan di daerahnya.

Darwin menyampaikan apresiasi kepada Ridwan Bae yang selama ini turut mengawal dan mendorong berbagai program pembangunan dari pemerintah pusat untuk Muna Barat.

Menurut Darwin, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan di Muna Barat, mengingat kemampuan fiskal pemerintah daerah masih terbatas.

“Berbagai program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Di antaranya Inpres Jalan Daerah (IJD), Kampung Nelayan Merah Putih, pengaspalan ruas jalan Desa Momuntu dan masih banyak program lainnya,” kata Darwin.

Pria yang akrab disapa DW itu menegaskan pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan masyarakat Muna Barat.

“Kita berharap dukungan dari pemerintah pusat semakin kuat untuk Muna Barat,” ujarnya.

Darwin mengatakan sejumlah sektor strategis terus menjadi perhatian pemerintah daerah, mulai dari infrastruktur, pertanian, peternakan, perikanan hingga peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat.

Khusus sektor pertanian, pemerintah daerah terus mencari solusi atas persoalan kekeringan yang mengancam lahan persawahan masyarakat.

“Kami berharap dukungan melalui BWS Kendari dapat membantu mengatasi persoalan ketersediaan air, sehingga produktivitas pertanian masyarakat dapat dipertahankan. Kalau infrastruktur pengairan bisa diperkuat tentu akan sangat membantu masyarakat, khususnya para petani. Ini menjadi salah satu hal yang terus kita perjuangkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *