Uncategorized

Api Tiba-Tiba Muncul, Warga Puwatu Dikejutkan Kebakaran Tengah Malam

34
×

Api Tiba-Tiba Muncul, Warga Puwatu Dikejutkan Kebakaran Tengah Malam

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Peristiwa kebakaran rumah terjadi di Perumahan Pesona King Adam 2, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa 24 Maret 2026 malam.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.14 Wita dan segera ditindaklanjuti oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari. Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 22.20 Wita atau enam menit setelah laporan diterima.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah milik seorang warga bernama Siska (40) mengalami kebakaran yang berawal dari salah satu ruangan kamar.

Api diduga pertama kali muncul dari dalam kamar, kemudian dengan cepat menjalar ke bagian plafon rumah.

Salah seorang penghuni rumah mengungkapkan sebelum kejadian, terdengar suara mencurigakan dari dalam kamar. Saat diperiksa, api sudah terlihat membesar dan mulai merambat ke bagian atas bangunan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan ke pihak pemadam kebakaran.

Menindaklanjuti laporan itu, Damkar Kota Kendari mengerahkan tiga unit armada dari markas komando (Mako) untuk melakukan penanganan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah menjalar di area kamar dan atap rumah. Tim pemadam kemudian melakukan proses pemadaman secara intensif hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.48 Wita.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.

Seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai, dan tim kembali ke Mako pada pukul 23.00 Wita.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Kendari, Ahriawandy Effendy, menyampaikan bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, satu unit rumah mengalami kerusakan ringan akibat kebakaran.

“Penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sehingga api tidak meluas ke bangunan lain,” ujarnya.

Adapun total kerugian material akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Sementara itu, Kabid Pemadaman Damkar Kota Kendari, Amir Yusuf, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan melakukan pengecekan rutin instalasi listrik di rumah.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara masyarakat, pihak pemadam kebakaran, serta instansi terkait seperti PLN dan kepolisian dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *