KENDARI – Kasus pencurian rumah kosong saat momen mudik Lebaran kembali terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Seorang korban, Amirul Mukminin, telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kendari setelah mendapati rumahnya menjadi sasaran pencurian.
Kejadian itu berlangsung di kediamannya yang berlokasi di BTN Gria Rafasya Anawai Tunggala, Kecamatan Wua-Wua.
Berdasarkan keterangan korban, rumah tersebut ditinggalkan dalam keadaan kosong sejak awal Maret 2026 karena ia bersama keluarga melaksanakan mudik Lebaran.
Namun, setibanya kembali pada Minggu malam, 22 Maret 2026, Amirul mendapati kondisi rumah sudah dalam keadaan terbuka dan berantakan.
Pintu belakang rumah ditemukan dalam kondisi terbuka, sementara sejumlah barang berharga dilaporkan hilang. Di antaranya satu unit laptop, tablet, proyektor, rice cooker, serta dokumen kendaraan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp5 juta.
Tidak hanya Amirul, warga lainnya bernama Samsul juga mengaku mengalami kejadian serupa.
Ia menyebut, beberapa rumah di kawasan tersebut turut menjadi sasaran pencurian saat ditinggal pemiliknya mudik Lebaran.
“Ada beberapa rumah yang dibobol pencuri saat kami mudik. Kami berharap aparat segera menangkap pelaku,” ujarnya.
Peristiwa ini menambah daftar kasus pencurian rumah kosong saat musim mudik, yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.
Warga pun berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli, khususnya di kawasan permukiman yang ditinggalkan penghuninya, serta segera mengungkap dan menangkap pelaku pencurian tersebut.











