METRO

Gubernur Sultra Serahkan TPG, THR dan Gaji ke-13 untuk Guru SMA/SMK/SLB, 1.076 Pendidik Terima Haknya

77
×

Gubernur Sultra Serahkan TPG, THR dan Gaji ke-13 untuk Guru SMA/SMK/SLB, 1.076 Pendidik Terima Haknya

Sebarkan artikel ini

Sultravisionary.id,Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyerahkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13 kepada pengawas pendidikan menengah dan para guru SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta.

‎Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Rabu (11/3/2026).

‎Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus sebagai apresiasi atas dedikasi para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

‎Kegiatan tersebut dihadiri para pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemprov Sultra, Direktur Utama Bank Sultra, Ketua PGRI Sultra, serta para guru SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Sulawesi Tenggara.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada para guru yang hadir. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi para pengawas pendidikan dan guru dalam memajukan dunia pendidikan di daerah.

‎“Penyerahan TPG, THR, dan gaji ke-13 ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus penghargaan atas pengabdian para guru,” ujarnya.

‎Ia berharap tunjangan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para guru dan keluarga, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri.

‎Gubernur menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, para guru diharapkan terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, serta inovasi dalam proses pembelajaran.

‎Menurutnya, tugas guru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa, tetapi juga membentuk karakter generasi muda melalui penanaman nilai disiplin, integritas, nasionalisme, serta semangat kebangsaan.

‎“Anak-anak kita banyak belajar dari lingkungan terdekatnya. Kalau tidak dari orang tua di rumah, mereka akan melihat gurunya di sekolah. Karena itu guru harus menjadi teladan yang baik bagi murid-muridnya,” kata Gubernur.

‎Ia juga menjelaskan bahwa percepatan pencairan tunjangan tersebut dilakukan setelah menerima aspirasi langsung dari perwakilan guru terkait pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan profesi yang sebelumnya tertunda karena proses administrasi.

‎Setelah memastikan proses administrasi berjalan, Gubernur kemudian memerintahkan agar pembayaran segera dilaksanakan sehingga para guru dapat menerima haknya tepat waktu.

‎Dalam kesempatan itu, Gubernur turut memberikan apresiasi kepada tujuh perwakilan guru dari Forum Komunikasi Guru SMA/SMK/SLB se-Sulawesi Tenggara yang telah menyampaikan aspirasi terkait pencairan tunjangan dan gaji ke-13.

‎Ketujuh perwakilan tersebut yakni Wa Ode Muhsina Hayadi (SMAN 4 Kendari), Puspa Muslimin (SMAN 10 Kendari), Mulyadi Hanan (SMAN 4 Kendari), Masnaini (SMKN 6 Kendari), Andi Abustan (SMA 1 Anggaberi), Sabnur (SMAN 1 Wawotobi), serta Anna (SMAN 2 Konawe Selatan).

‎Gubernur juga mengajak para guru untuk terus menjaga komunikasi dengan pemerintah daerah apabila terdapat persoalan yang dihadapi di lapangan.

‎“Sampaikan keluhan secara terbuka dan jujur kepada pemerintah. Ini bagian dari mekanisme check and balance agar pelayanan kepada masyarakat bisa terus diperbaiki,” ujarnya.

‎Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Sultra, Aris Badara, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.076 guru SMA, SMK, dan SLB dari Kota Kendari yang menerima TPG, THR, serta gaji ke-13.

‎Dari jumlah tersebut, sebanyak 902 guru hadir secara langsung dalam kegiatan, sementara sebagian lainnya tetap melaksanakan tugas piket di sekolah serta kegiatan pesantren Ramadan.

‎Ia menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra terus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program strategis, di antaranya persiapan tes kompetensi akademik, pelaksanaan uji kompetensi keahlian bagi siswa SMK, pengembangan program sekolah unggulan, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung proses pembelajaran yang lebih berkualitas di Sulawesi Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *