Sultravisionary.id,Konsel – Menyikapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun, Artha Graha Peduli (AGP) kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menggelar Pasar Murah AGP 2025 secara serentak di lebih dari 800 titik di seluruh Indonesia.
Program pasar murah ini dilaksanakan di sekitar unit usaha Artha Graha Group, Artha Graha Network, serta wilayah operasional PT Marketindo Selaras (MS) sejak 11 Desember 2025. Kegiatan ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan yang terdampak fluktuasi harga pangan.
Pimpinan PT Marketindo Selaras, H. Didik Miftahuddin, menegaskan bahwa Pasar Murah AGP bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional.
“Kami memahami tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. Melalui Pasar Murah AGP, kami berupaya membantu keluarga memenuhi kebutuhan dasar dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Didik dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/12/2025).
Dalam program ini, AGP menyalurkan ratusan ribu paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga subsidi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan dampak lonjakan harga pangan terhadap ekonomi rumah tangga.
Sebagai yayasan sosial, AGP dikenal konsisten menjalankan program pasar murah di berbagai daerah. Menurut Didik, program tersebut selalu mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan akses pangan yang lebih mudah dan terjangkau.
“Pasar murah ini telah menjadi agenda rutin kami dan terbukti sangat membantu masyarakat, khususnya mereka yang berpenghasilan rendah,” jelasnya.
Tak hanya menyediakan sembako murah, kegiatan Pasar Murah AGP 2025 juga dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan gratis. Layanan ini merupakan hasil kolaborasi AGP Arthakes, puskesmas setempat, serta dukungan sejumlah mitra seperti Bimoli, Indomie, dan para donatur lainnya.
“Ini adalah kontribusi kami untuk mendukung arahan Presiden RI agar stabilitas pangan tetap terjaga. Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak demi memastikan masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” tutup Didik.
Salah seorang warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari. Harganya terjangkau. Beras 3 kilo bisa cukup untuk tiga sampai empat hari, tergantung pemakaian. Semoga kegiatan seperti ini lebih sering lagi,” ujarnya.
Dengan jangkauan yang luas dan dukungan lintas sektor, Pasar Murah AGP 2025 kembali menjadi program strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang akhir tahun.











